Bukan cermin skill kamu, tapi peta ke pekerjaan.

Tahu persis skill kamu kurang di mana, dan seberapa jauh dari yang dunia kerja minta.

Capy pegang peta

Kayaknya siap. Tapi kayaknya doang.

82%

mahasiswa baru tau sebagian skill yang dibutuhkan buat karier incaran.

89%

pernah bingung nentuin proyek buat portofolio.

75%

bilang CV dan portofolionya masih perlu banyak perbaikan.

* survei tim Lahena Lab, 28 responden mahasiswa Politeknik LP3I Jakarta.

Kebanyakan tools cuma cermin. Lahena peta.

Cermin

Mantulin apa yang kamu rasa. Kamu bilang lumayan, dia bilang kamu lumayan. Enak, tapi nggak nunjukin jalan.

Peta

Bandingin klaim kamu sama standar dari lowongan asli. Nunjukin: kamu di sini, tujuan di sana, ini jaraknya.

Standarnya bukan dari kami. Dari lowongan asli.

Standar tiap skill kami turunin dari analisis lowongan magang nyata. Jadi pas kami bilang skill ini penting, itu karena industri emang minta.

Contoh: SQL diminta di 6 dari 8 lowongan Data Analyst yang kami cek.

Sumber: 27 lowongan magang, dibaca 27 Agustus sampai 3 September 2026.

Tiga langkah.

  • 1

    Ngaku skill kamu di level berapa.

  • 2

    Kami bandingin sama standar.

  • 3

    Kamu dapet peta + misi buat nutup jaraknya.

Bukan cuma tau kurang, tapi tau langkahnya.

Analisis & evaluasi

petakan celah kesiapanmu dengan akurat.

Misi konkret

tiap gap ada proyek buat nutup.

Portofolio

bukti ngumpul, bisa ditunjukin.

Angkanya nggak bisa dinaikin dengan ngeklik.

Nyelesain misi nggak nambah skor. Yang mengubah angka cuma satu, kamu ngisi ulang skill check. Semua pilihan jawabannya berupa tindakan yang pernah kamu lakukan, bukan seberapa pede kamu.

Yuk, mulai dari satu langkah!

21 dari 28 mahasiswa yang kami survei bilang sangat tertarik sama platform kayak gini.

Capy ngintip